Analogi Kopi Malik
Mentari lekas berpulang, bus-bus kota berlalu lalang, manusia-manusia dengan tumpukan cita dan harapan orangtua satu persatu pulang ke griya singgahnya. Begitupun dengan Malik, anak rantau dari belahan timur nusantara yang tengah bergegas pulang dengan ransel di pundaknya. Ia harus segera menyelesaikan semua tugasnya sebelum jarum jam tepat menunjukkan pukul 18.00. Ketika purnama mulai menyapa Malik…
