Ponorogo, 20 Mei 2023 – Dalam rangka meningkatkan keterampilan berbahasa Arab di kalangan masyarakat sekitar, mahasiswa pascasarjana Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa program pembelajaran Bahasa Arab. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekitar kampus UNIDA Gontor dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pelajar hingga orang dewasa.
Dipimpin langsung oleh Dosen Pembimbing, Agus Yasin, Ph.D., program ini menjadi salah satu bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Menurut Agus Yasin, Ph.D., kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dengan berbagi ilmu dan keterampilan berbahasa Arab yang menjadi salah satu keunggulan UNIDA Gontor.
“Bahasa Arab bukan hanya bahasa agama, tetapi juga bahasa komunikasi internasional yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami dan menggunakan Bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Agus Yasin, Ph.D., dalam sambutannya.
Program Pembelajaran yang Terstruktur
Kegiatan pembelajaran ini dirancang dengan metode yang terstruktur dan menyenangkan. Para mahasiswa pascasarjana UNIDA Gontor menggunakan pendekatan pembelajaran komunikatif yang melibatkan berbagai metode interaktif seperti:
– Pembelajaran kosakata melalui permainan bahasa.
– Dialog interaktif untuk melatih kemampuan berbicara.
– Pemahaman teks sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Selain itu, peserta juga diberikan modul pembelajaran yang dirancang khusus oleh tim mahasiswa pascasarjana. Modul ini memuat materi dasar Bahasa Arab yang mudah dipahami oleh masyarakat dengan latar belakang pendidikan yang beragam.
Antusiasme Masyarakat
Kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat sekitar. Salah satu peserta, Siti Nurjanah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan belajar Bahasa Arab secara langsung dari mahasiswa pascasarjana UNIDA Gontor.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Bahasa Arab yang dulu terasa sulit kini menjadi lebih mudah dipahami. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Siti.
baca juga: UNIDA Gontor dan Anyaman Bambu: Kolaborasi untuk Lingkungan dan Masyarakat
Dampak Positif
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat, tetapi juga kepada mahasiswa pascasarjana UNIDA Gontor. Mereka dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi dan pengajaran mereka.
“Melalui program ini, kami belajar untuk lebih memahami kebutuhan masyarakat dan bagaimana cara menyampaikan materi dengan efektif. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai calon pendidik,” ujar salah satu mahasiswa pascasarjana.
Harapan untuk Ke Depan
Agus Yasin, Ph.D., menyatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilanjutkan dan diperluas jangkauannya. “Kami berharap program ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih melek Bahasa Arab, sehingga mampu memanfaatkan bahasa ini dalam berbagai aspek kehidupan,” tutupnya.
Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, UNIDA Gontor semakin menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
penulis: LIA HUSNUL KHOTIMAH
