Trenggalek, 12-16 April 2023 – Dalam rangka meningkatkan kemampuan berbahasa Arab di kalangan santri, Muhammadiyah Boarding School (MBS) Trenggalek mengadakan program Arabic Camp yang melibatkan mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor sebagai fasilitator utama. Acara ini dipimpin oleh dosen pendamping, Alif Cahya Setiyadi, yang turut serta mendampingi mahasiswa dalam menjalankan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.
Sinergi Pendidikan dan Dakwah
Program Arabic Camp ini berlangsung selama tiga hari. Bertempat di lingkungan MBS Trenggalek yang asri, kegiatan ini mengusung tema “Mengasah Kemampuan Berbahasa Arab Menuju Generasi Ulul Albab”. Dengan pendekatan yang interaktif dan aplikatif, para mahasiswa UNIDA Gontor memberikan pelatihan intensif kepada santri dalam bentuk kelas-kelas percakapan, simulasi kehidupan sehari-hari dalam bahasa Arab, serta permainan edukasi yang menarik.
baca juga: Outbound Arabic Camp Bersama Pondok Pesantren Assalam Solo oleh Mahasiswa Pascasarjana UNIDA Gontor
Moh. Ismail, dosen pendamping dari UNIDA Gontor, menuturkan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta terhadap bahasa Arab sejak dini. “Bahasa Arab adalah kunci untuk memahami Al-Qur’an dan literatur Islam. Dengan program ini, kami berharap santri tidak hanya menguasai bahasa, tetapi juga memiliki semangat untuk terus mendalami agama,” ujarnya.
Kegiatan yang Variatif dan Menyenangkan
Selama Arabic Camp, para santri diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif, seperti:
1. Kelas Percakapan – Materi disampaikan dengan metode role play untuk melatih kemampuan berbicara secara aktif.
2. Permainan Bahasa – Seperti word chain dan kuis bahasa Arab yang membuat suasana belajar menjadi menyenangkan.
3. Drama dan Presentasi – Santri dibagi ke dalam kelompok untuk menampilkan drama pendek dalam bahasa Arab.
4. Kajian Bahasa Al-Qur’an – Sesi ini dirancang untuk memperdalam pemahaman bahasa Arab dalam konteks kitab suci.
Antusiasme terlihat dari para santri yang dengan semangat mengikuti setiap sesi. Salah satu santri, Ahmad Zaki (15), menyatakan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Saya merasa lebih percaya diri berbicara dalam bahasa Arab.”
Kolaborasi Berkelanjutan Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa UNIDA Gontor untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari. “Mengajar di MBS Trenggalek memberikan kami pengalaman berharga dalam mendidik generasi muda. Ini adalah bagian dari kontribusi kami untuk masyarakat,” kata Fathia Rahma, salah satu mahasiswa peserta program.

Kerjasama antara UNIDA Gontor dan MBS Trenggalek ini diharapkan dapat terus berlanjut. Kepala sekolah MBS Trenggalek, Ustaz Abdul Karim, menyampaikan apresiasi yang tinggi. “Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di sekolah kami. Kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang,” ungkapnya.
Dengan suksesnya Arabic Camp ini, MBS Trenggalek dan UNIDA Gontor menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Semoga kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk turut serta membangun generasi yang unggul dalam ilmu dan akhlak.
Penulis: MIFTAHUL KHOIR
